Ambunten sangat terkenal dengan sebutan Daerah terasi. Sebutan tersebut terlihat dari menjamurnya home industry pengolahan rebon (anak udang) menjadi terasi yang merupakan warisan nenek moyang yang banyak disukai masyarakat Ambunten maupun luar daerah. Kendati demikian, produksi terasi rupanya masih pasang surut lantaran pengaruh cuaca yang tidak menentu.
Terasi merupakan salah satu produk yang dihasilkan dari teknik pengolahan udang yang dimiliki masyarakat khususnya Ambunten. Terasi menjadi bumbu rahasia dari kelezatan yang dimiliki masakan-masakan khas Ambunten. Dengan teknik pengolahan yang sudah turun tenurun dan teruji, menjadikan ikan asin dan terasi sebagai produk home industry yang paling banyak diburu oleh para pecinta terasi. Namun,  produksi terasi di daerah ambunten biasanya terkendala oleh tidak tentunya cuaca, terasi asli ambunten sendiri yang berbahan udang ukuran kecil atau disebut "rebon"  susah dibuat saat memasuki musim kemarau dikarenakan bahan seperti udang yang sulit di dapat. sebagai gantinya, para pembuat terasi harus mendatangkan bahan dari luar daerah meskipun kualitas bahan tidak sebagus bahan asli ambunten.
Terasi hasil olahan warga Ambunten memang banyak dipasok keberbagai daerah, dari daerah madura sendiri hingga ke luar Madura. Selama ini permintaan terasi cukup tinggi karena kualitas terasinya dipercaya konsumen. Terutama bagi para penikmat sambal dengan bahan terasi.  Dijelaskan, terasi diproduksi tanpa campuran bahan lain dan hanya mengandalkan udang ukuran kecil ditambah bumbu alami seperti garam sesuai takaran. Terasi yang berwarna merah tersebut tidak menggunakan pewarna maupun zat kimia tertentu, karena warna merah terasi alami setelah disimpan beberapa waktu.
Terasi AMBUNTEN asli memiliki daya jual yg tinggi karena kualitasnya memang mampu menyaingi semua terasi-terasi yg bertebaran di pasar .Terasi asli ambunten terbuat dr udang ebi asli yg masih basah atau agak kering dan di campur dengang garam sebagai pengawet alami serta pewarna yg tdk mengandung unsur kimia atau bahan2 pengawet lain-nya. Kini terasi AMBUNTEN ASLI akan hadir mengisi kepalsuan2 terasi lainnya dg keaslian-nya yg khas. Hal ini bisa di survey melalui pasar wil timur spt lumajang, jember, bondowoso dan situbondo serta banyuwangi. Siap bersaing kapan saja. Makin lama makin harum dan mahal. Dan tdk membau atau membusuk.



Langkah-Langkah Pembuatan Trasi Rebon daerah ambunten sendiri adalah sebagai berikut:
1.      Pertama mencuci udang sampai benar-benar bersih dan biarkan utuh.
2.      Proses yang kedua yaitu merebus udang dengan ditambahkan garam kemudian dilakukan penjemuran dibawah sinar matahari kira-kira satu hari.
3.      Setelah proses penjemuran kemudian menghaluskan udang rebon dengan mesin penghalus ,lalu dijemur kembali sampai kering.
4.      Setelah itu dilakukan pencampuran garam kemudfian dihaluskan lagi dengan mesin penghalus samp[ai benar-benar halus dan liat.
5.      Setelah selesai kemudian dilakuykan proses pencetakkan dengan bentruk sesuai selera
6.       Terakhir menyimpan terlebih dahulu sampai terjadi fermentasi dan mempunyai aroma yang khas
7.      Setelah itu proses penjemuran kembali sampai kering,kemudian dilakukan pengemasan terasi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib